Menurut Kantor Berita ABNA, Sehari sebelumnya, Gubernur Beirut Marwan Abboud mengumumkan lebih dari 200 orang tewas dalam ledakan mematikan hari Selasa pekan lalu.
Pada Selasa, 4 Agustus 2020 terjadi ledakan besar di gudang berisi 2.700 ton amonium nitrat yang menewaskan ratusan orang dan melukai sekitar 6.000 lainnya.
Ledakan dasyat Beirut selain menimbulkan kerusakan parah juga mempengaruhi panggung politik Lebanon, dengan pengunduran diri Hassan Diab dari jabatan perdana menteri Lebanon.(PH)
342/